http://manlumajang.sch.id, HUMAS-Dalam rangka meningkatkan mutu evaluasi pembelajaran serta memperkuat keseragaman standar penilaian di tingkat Madrasah Aliyah, MAN Lumajang ikut serta dalam kegiatan Telaah Kisi-kisi dan Naskah Soal Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2025–2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Kelompok (FKK) Madrasah Aliyah Wilayah Kerja Besuki dan Lumajang pada Sabtu, 15 November 2025, bertempat di MAN 2 Banyuwangi.
Acara tersebut dihadiri oleh para pendidik dari madrasah-madrasah unggulan di wilayah Besuki dan Lumajang. Masing-masing madrasah mengirimkan perwakilan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan sistem evaluasi pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan kurikulum. MAN Lumajang sendiri mengirimkan 8 ustadz dan ustadzah, yang merupakan tenaga pendidik berkompeten dari berbagai mata pelajaran. Delegasi ini berada di bawah koordinasi langsung Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Bapak Yayok Wahyudi, yang turut mendampingi sekaligus memastikan kelancaran partisipasi tim dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Forum telaah ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam penyusunan kisi-kisi dan naskah soal Ujian Madrasah, sehingga setiap butir soal yang dihasilkan mampu mengukur kompetensi peserta didik secara tepat, berimbang, dan sesuai dengan tuntutan capaian pembelajaran. Para pendidik diajak untuk mengkaji kedalaman materi, kesesuaian indikator, proporsi level kognitif, serta kejelasan konstruksi soal.
Diskusi berlangsung dinamis dan produktif. Para peserta dari MAN Lumajang aktif menyampaikan pandangan, memberikan kritik konstruktif, serta ikut merumuskan perbaikan naskah soal agar lebih berkualitas. Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang berbagi praktik baik antarguru sehingga setiap madrasah dapat saling memperkaya strategi pembelajaran dan evaluasi.
Suasana kebersamaan terlihat kuat sepanjang kegiatan. Para guru merasa terbantu dengan adanya forum ini karena dapat memperluas wawasan, meningkatkan ketelitian dalam penyusunan instrumen evaluasi, serta memperkuat jejaring profesional antarpendidik. Hal ini sejalan dengan semangat peningkatan mutu madrasah secara berkelanjutan.

